Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2014

Tiket Nol Rupiah Yang Membuka Mata

"Mbak, kok bisa sering jalan-jalan, gimana sih caranya?" Begitu mention yang muncul di akun twitter saya. Jawaban simpelnya: "Caranya ya beli tiket, packing , terus berangkat." Terlalu tega nggak sih ?  Kenyataannya memang betul seperti itu. Saya dan keluarga bisa 'sering' traveling karena prioritas bersenang-senang kami memang untuk jalan-jalan. Anggaran kami jaga dari bahaya: ngopi, makan di luar, nonton bioskop, beli gadget terbaru, belanja sesuatu karena lucu, dan lain-lain.  Memang tidak mudah mencari tiket murah, apalagi untuk kami berempat: saya, Si Ayah, Big A (12 tahun) dan Little A (6 tahun). Tiket promo selalu ada, tapi kalau dikalikan empat, tentu saja tidak murah lagi. Satu-satunya jalan adalah mencari tiket super promo alias tiket gratis. Untungnya ada Air Asia yang bisa kami andalkan untuk menjadi 'sponsor' perjalanan keluarga kami menjelajah Asia. Tahun 2012, keluarga kami pulang kampung ke Surabaya. Setelah puas berkelana di Austral

Pengalaman Terbang Dengan Air New Zealand

Disclaimer: This trip is paid by Tourism New Zealand.  But all opinions expressed by me are 100% authentic and written in my own words. Dulu, ketika kami sekeluarga jalan-jalan keliling Pulau Selatan Selandia Baru , saya menghindari perjalanan dengan pesawat domestik. Mengingat pengalaman naik pesawat domestik di Australia yang lumayan repot. Tapi, setelah saya mengalami sendiri selo-nya naik pesawat Air New Zealand dari Christchurch ke Nelson pp, saya nggak akan ragu mengajak Precils terbang antar kota-kota di New Zealand, lain kali kalau berkunjung ke sini lagi. Bulan Juni lalu, saya memenangkan lomba foto dengan hadiah jalan-jalan ke New Zealand . Hadiahnya untuk satu orang, tapi saya ditemani jurnalis dari The Jakarta Post, penyelenggara lomba. Kami diundang oleh Tourism Nelson Tasman untuk mengeksplorasi kecantikan alamnya. Dari Jakarta ke Christchurch kami naik Singapore Airlines , transit di Changi, Singapura. Dari Christchurch ke Nelson, kami naik pesawat domestik Air New Zeal